Apa Efek Rumah Kaca?
Sinar matahari merupakan sumber utama energi bagi organisme hidup. Sinar matahari juga membantu menjaga suhu bumi tetap hangat. Sinar matahari yang dipancarkan ke permukaan bumi sebagian diserap dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke atmosfer. Sinar matahari yang dipantulkan -dikenal pula sebagai radiasi inframerah- ditangkap oleh ‘gas rumah kaca’ yang membantu menjaga atmosfer tetap hangat. Gas-gas rumah kaca terdiri antara lain dari karbon-monoksida, karbon-dioksida, metana, dan air-uap. Meskipun komposisi gas-gas tersebut hanya sekitar 1% dari atmosfer, namun mereka berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologi dan mempertahankan kehidupan di planet bumi. Tanpa kehadiran gas-gas rumah kaca, suhu bumi akan menjadi lebih rendah dari 30° C, yang berarti tidak mungkin terdapat kehidupan di bumi. Efek rumah kaca dapat dianggap sebagai suatu proses dimana alam mempertahankan keseimbangan di atmosfer. Namun, aktivitas manusia dalam seratus tahun terakhir telah menyebabkan peningkatan persentase gas rumah kaca di atmosfer, yang pada gilirannya meningkatkan suhu rata-rata di bumi.
Berikut adalah beberapa faktor
yang menyebabkan efek rumah kaca :
1. Penggundulan Hutan
2. Bahan Bakar Fosil
3. Peralatan Listrik
4. Pertumbuhan Penduduk
Mengapa Saat Mendung Udara Terasa
Panas
Mungkin kita bertanya-tanya
mengapa ketika awan di langit terlihat hitam, yang merupakan pertanda akan
turun hujan, udara disekitar terasa panas? Atau bahkan bisa menyebabkan tubuh
kita gerah dan berkeringat? Padahal matahari tertutup awan sehingga seharusnya
tidak terasa panas? Berikut ini jawaban dan penjelasan dari pertanyaan
tersebut.
Ketika awan terlihat hitam
(mendung), terjadi proses perubahan uap air (gas) menjadi air (cair). Pada
proses ini dilepaskan sejumlah panas (kalor) ke udara.ini. Awan yang
berwarna hitam gelap (mendung) biasanya tidak terlalu tinggi dibandingkan awan
yang putih, sehingga semakin dekat jaraknya ke permukaan bumi, efek panas yang
dilepaskan semakin terasa. Kondisi ini akan lebih panas jika sebelumnya
matahari bersinar terik, sehingga panas yang kita rasakan adalah kumpulan dari
pelepasan energi dari perubahan fase uap air menjadi air dan energi panas sisa
yang dipancarkan bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar