Sabtu, April 30, 2016

4 TIPS MENYAJIKAN PRESENTASI YANG MENARIK

  1. PERSIAPAN YANG MATANG

Sebelum mempresentasikan laporan atau materi, ada baiknya kita persiapkan dulu semua keperluan yang berkenaan dengan hal yang akan dipresentasikan. Eits, persiapan disini bukan hanya soal materi dan isi laporan, tapi juga mental bro. Banyak kasus dimana orang yang sudah mempersiapkan apa yang akan dipresentasikan, tapi belum nyiapin kata-kata yang bisa membuat orang memperhatikan apa yang kita presentasikan.

  1. DESAIN PRESENTASI DENGAN SES (SIMPLE, EFFECTIVE, SOLUTIVE)

Selain persiapan matang, desain presentasi juga menentukan kapasitas kamu sebagai infoman yang keren. Banyak metode memang dalam mendesain presentasi pada laptopmu.

  1. TERAPKAN SBF (SERIOUS BUT FUN)

Biasanya, begitu mendengar kata “presentasi” pasti muncul bayangan serius, tanpa bercanda, dan kondisi yang kaku. Haloooo, 2016 meeeen..!!!udah bukan jamannya presentasi disampaikan dalam bentuk yang kaku dan terlalu mainstream semacam itu. Presentasi yang ideal dan kekinianadalah presentasi yang kondisinya itu SBF, Serious But Fun alias serius tapi menyenangkan. Buat kondisi ruangan tempat kalian presentasi lebih cair dan santai, agar materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pendengar. Daya tangkap otak akan meningkat bilamana orang menerima informasi ketika mereka dalam keadaan senang dan santai.

  1. KOMUNIKASI YANG ATRAKTIF

The Last, but not least adalah komunikasi yang atraktif. Kita tahu dalam proses komunikasi harus ada komunikator sebagai pemberi informasi dan komunikan sebagai penerima informasi, dan adanya proses interaksi yang jelas agar informasi yang didapat bisa diterima dengan baik oleh komunikan. Untuk membuat kondisi presentasi yang cair dan efektif, kita sebaiknya memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan komunikan, supaya kita bisa memahami apa yang komunikan bingungkan dalam menerima informasi yang kita sampaikan. Kesempatan untuk berinteraksi bisa dilakukan setelah kita selesai menyampaikan informasi, atau bisa juga di sela-sela presentasi. Interaksi tidak hanya difokuskan kepada tanya jawab antara kita dengan komunikan, tetapi bisa juga kesempatan untuk menambahkan informasi yang berkaitan dengan apa yang kita sampaikan. Sehingga suasana ruangan presentasi jadi lebih ‘hidup’ dan menarik.

Memang banyak sekali tips-tips ataupun faktor-faktor yang membantu atau mempengaruhi model presentasi di era sekarang. karena dengan baiknya presentasi yang di tampilkan oleh seseorang akan lebih baik pula hasil yang akan diterima dan didapatkan oleh seorang presentasi tersebut. 

by: @PanjiR37

Jumat, April 29, 2016

DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP KEBUDAYAAN

Dampak Negatif IPTEK Terhadap Kebudayaan:
a.       Semakin lemahnya tradisi – tradisi yang ada di masyarakat
Lunturnya budaya Indonesia yang dulunya ramah, sopan, dan saling bergotong royong yang dipengaruhi budaya asing. Seperti etika, berprilaku, berpakaian, dan lain-lain.
b.      Pola interaksi antar manusia berubah dan membentuk masyarakat individualistis
Hal ini dapat mengakibatkan kurangnya interaksi sosial secara fisik dalam masyarakat.
c.       Pergaulan yang bebas

Tidak adanya batasan terhadap informasi mengakibatkan generasi muda akan dengan mudah bergaul dengan siapa saja tanpa kendali. 

DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP LINGKUNGAN

Berikut ini adalah contoh akibat buruk dari kemajuan teknologi umumnya dapat merusak lingkungan, seperti:
a.       Polusi tanah
Yang diakibatkan oleh pemakaian insektisida, pestisida, herbisida, dan fungisida yang berlebihan. Akbatnya dapat merusak proses perombakan biologis lapisan tanah.
b.      Polusi udara
Pengotoran udara oleh partikel – partikel gas: SO2, CO2, CO, dan belerang yang merupakan sisa dari hasil industri.
c.       Polusi air
Air sungai menjadi tercemar karena akibat buangan hasil industri dalam bentuk senyawa kimia yang membahayakan susunan ideal air yang sehat bagi organisme (pernah terjadi di kota Bandung sungai Cikapundung).
d.      Polusi suara
Dengan adanya kebisingan – kebisingan yang ditimbulkan oleh bunyi – bunyi mesin pabrik/bunyi kendaraan bermotor dapat memekakkan telinga. 



SEMINAR: “The Importance of Public Relation In ASEAN Economic Community (AEC) 2016”

Seminar ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma yang diadakan di kampus Karawaci, 27 April 2016.
ruang seminar

Isi dan tujuan dari seminar ini adalah untuk membangun dan memberi pengetahuan lebih untuk kita semua tentang bagaimana pentingnya berkomunikasi dan berbicara di depan publik dalam komunitas ekonomi Asean. Disini diberikan pengarahan dari beberapa sumber dan pembicara yang pakar dibidang tersebut, seperti Pak Senjaya Muly dan Ibu Jessica Permatasari. Mereka berdua adalah orang-orang sukses dalam bidang Public Relation.
sambutan ketua BEM FIKTI


band acoustic


Rangakian acara seminar ini dimulai pada pukul 14.00 dan berakhir pukul pada 16.00. dimulai dengan sambutan hangat oleh MC dan sambutan-sambutan lainnya. Tak lupa juga hiburan yang cukup menarik dari band acoustic.


            Materi-materi pembicara tak jauh dari apa itu public relation, pentingnya menjalin hubungan yang baik dalam suatu organisasi, tujuan dari public relation itu sendiri dan faktor faktornya maupun keuntungan dari public relation itu sendiri yang disangkut pautkan oleh adanya komunitas ekonomi Asean itu sendiri.

sesi pemberian materi oleh para pembicara

sampai akhirnya pemberian materi itu pun selesai oleh para pembiacara, acara berikutnya pun sama seperti acara seminar biasanya yaitu sesi tanya jawab. pada sesi kali ini hanya sedikit yang bertanya mungkin karena singkatnya waktu yang tersisa. Sebelum acara seminarnya berakhir, para pembicara yaitu Pak Senjaya dan Ibu Jessica diberikan pelakat oleh penyelenggara acara seminar tersebut. 
sesi tanya jawab

pemberian pelakat





Kamis, April 28, 2016

SEMINAR: “Stop Waiting, Start Writing”

Pada hari senin kemarin, tepatnya pada tanggal 25 April 2016 saya mengikuti suatu acara yang dibuat dan diselenggarakan oleh kampus Gunadarma tepatnya dilaksanakan disalah satu Fakultas yang terdapat di Gunadarma yaitu Fakultas Sastra Inggris. Acara tersebut merupakan acara seminar yang berjudul “Stop Waiting, Start Writing”. Seminar ini bertujuan untuk memberi motivasi serta mengikatkan kepada seluruh masyarakat tepatnya untuk mahasiswa dan mahasiswi agar selalu meningkat kualitas dirinya sendiri dengan selalu membuat karya-karya terbaru salah satunya dengan cara menulis. Karena dengan menulis kita mendapatkan pembelajaran yang sesungguhnya, yaitu dengan menulis kita belajar untuk terus berfikir, mengeskplor ide-ide yang kita punya, belajar untuk sabar, serta melatih otak kita maupun melatih tangan kita sendiri bahkan belajar untuk meluangkan waktu yang kita punya untuk hal-hal yang positif.
Tiket Seminar "Stop Waiting, Start Writing"

            Acara ini diadakan di kampus D 462. Seminar ini tidak kalah menarik karena di seminar ini kita dapat bertemu dengan para pembicara yang sangat berpengalaman di bidang menulis, yaitu Kak Sefriyana Khairil dan Kak Orizuka. Mereka adalah wanita muda yang sangat berbakat dalam bidang menulis, tak sedikit karya-karya mereka dapat kita temui diberbagai tempat ataupun media lainnya. Seperti, Gramedia atau toko buku lainnya dan bahkan diberbagai majalah-majalah ternama di Indonesia.
            Pertama acara ini dimulai pada pukul 09.00 yang diawali dengan beberapa sambutan. Yang pertama sambutan dari salah satu dosen yang mengajar di Fakultas Sastra Inggris, kemudian disusul sambutan dari wakil ketua BEM Fakultas Sastra Inggris dan terakhir sambutan dari ketua pelakana acara seminar tersebut.
sambutan dosen Fakultas Sastra Inggris
sambutan wakil ketua BEM Fakultas Sastra Inggris



sambutan ketua pelaksana acara seminar

band acoustic
            Ketika ingin memasuki acara inti yaitu acara dimana pembicara ingin menyampaikan materi-materinya, kita disambut terlebih dahulu oleh kelompok band acoustic dari anak Fakultas Sastra Inggris yang menyanyikan beberapa lagu. Lalu setelah itu, mulailah pembiaca pertama yaitu Kak Sefriyana berbicara tentang materi yang ingin beliau sampaikan yang berhubungan tentang menulis.


pemberian materi dari Kak Sefriyana
            Kak Sefriyana adalah seorang penulis yang memulai karir menulisnya pada umur 15 tahun. Beliau pernah belajar di salah satu Universitas terbaik di Indonesia yaitu Universitas Negri Jakarta jurusan Sastra Indonesia. Salah satu judul karya-karyanya adalah Dongeng Semusim, Didu, Always, Tokyo, dan Coming home. Pada buku yang berjudul Coming home, kak Sefriyana mendapatkan penghargaan dalam acara Nominasi Pembaca Indonesia. Beliau sempat bergabung di Transvision penerjemaah sinopsis dan editor pada tahun 2014. Beliau berpendapat bahwa dengan menulis kita dapat menyampaikan ide, berbagi pengalaman, meluangkan imajinasi, dan melatih kemampuan berpikir. Beliau pun mempunyai motto hidupnya yaitu “dengan menulis bisa hidup”.
            Kemudian dilanjut dengan pemberian materi oleh Kak Orizuka. Kak Orizuka adalah seorang penulis muda berbakat dari kota Bandung. Beliau sudah mempunyai buku yang cukup banyak dan sangat menarik, salah satunya adalah me and my, summer, dan masih banyak lagi.
pemberian materi dari Kak Orizuka

Kak Orizuka berpendapat bahwa ada beberapa faktor yang membuat seseorang bisa menulis, yaitu:
·         Renjana (passion)
·         Menyalurkan hobi atau bakat
·         Sarana berekspresi
·         Berbagi inspirasi
·         Berbagi ilmu

Pada kesempatan kali ini, kak Orizuka banyak sekali menyampaikan hal-hal yang bersangkutan dengan menulis. Beliau juga berkata bahwa suatu ide cerita dapat kita ambil dari pengalaman pribadi, orang lain, film, buku, music, lirik, khayalan, isu-isu yang marak, dan riset.

            Setelah para pembiacara sudah selesai menyampaikan materi, dibukalah sesi tanya jawab. Pada sesi ini, para seminar dapat dengan leluasa untuk bertanya kepada para pembiacara tentang materi yang disampaikannya. Tentunya, para seminar yang bertanya akan mendapatkan hadiah diakhir acara.
sesi tanya jawab

            Tanpa disadari akhirnya acara seminar tersebut selesai kurang lebih pada pukul 12.00.
Akhirnya saya pun keluar dari ruang tersebut dan kembali ke kelas untuk mengikuti kelas selanjutnya.
            Pada acara seminar kali ini, dapat saya simpulkan bahwa menulis merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk para anak-anak muda Indonesia pastinya. Karena dengan kita menulis kita dapat memberika yang terbaik untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain yang membacanya. Sedikit apapun tulisan yang kita buat kelak akan bermanfaat untuk kehidupan kita selanjutnya.

Rabu, April 27, 2016

MEMBANGUN KARAKTER JUJUR PADA ANAK

“Hendaklah kalian berlaku jujur, karena kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan dan kebaikan menunjukkan kepada jalan menuju syurga”. (HR Bukhari). Kejujuran adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh setiap individu manusia. Kejujuran adalah modal dasar menuju kebaikan, baik di dunia maupun akhirat. Kejujuran juga adalah syarat mutlak yang dimiliki oleh seorang Nabi maupun Rasul Allah. Allah SWT mengutus Baginda Rasul Muhammad SAW memiliki sosok tauladan yang selalu dikenang sepanjang masa, yaitu tauladan akan sifat kejujuran beliau, sehingga beliau diberi gelar “Al Amin” yaitu orang yang dapat dipercaya. Islam juga menjunjung tinggi kejujuran. Dalam Islam, jujur menjadi syarat mutlak seorang Nabi dan Rasul. Orang yang berlaku jujur dalam Al Qur’an akan disandingkan dengan para Nabi, orang-orang yang mati syahid dan orang yang sholeh.
Berkenaan dengan karakter, Pendidikan yang melibatkan karakter di Negara Indonesia pada umumnya lebih banyak bersifat “knowing” saja, tanpa melibatkan siswa secara nyata dalam pengalaman hidup mereka. Hal ini dapat ditunjukkan melalui pembelajaran agama, PPKn, IPS dan sebagainya yang justru tidak menjamin seseorang tersebut menjadi anak yang baik, itulah salah satu dampak yang telah kita rasakan di kurikulum tingkat satuan pendidikan terutama pada jenjang SD. Seperti yang diungkapkan oleh Edward Wyne (1991) dalam Ratna Megawangi menyatakan bahwa 95% kita semua tahu mana perbuatan yang baik dan buruk. Masalahnya adalah kita tidak mempunyai keinginan kuat, atau mempunyai komitmen untuk melakukannya dalam tindakan yang nyata. Artinya adalah, kita sudah banyak diberi pengetahuan mengenai akhlak yang baik, namun ketika dihadapkan pada kehidupan yang nyata, seringkali perbuatan kita belum menunjukkan akhlak yang bermoral.
Sebagaimana yang diungkapkan Ratna Megawangi dalam bukunya Pendidikan Karakter lebih menegaskan bahwa salah satu contoh konkrit adanya gap antara aspek kognitif (knowing) siswa dan perilaku siswa adalah perilaku kecurangan. Sering kita mendengar karena ingin menjadi juara kelas atau memperoleh nilai yang tinggi, beberapa siswa melakukan kecurangan saat mengerjakan tugas-tugas, ujian, atau ulangan yang diadakan di sekolah. Dengan berbagai cara agar tidak terpantau oleh gurunya, mereka membawa contekannya ketika ujian sedang berlangsung,. Anehnya, seperti yang dilaporkan dalam Current Health (dalam Megawangi) menyatakan bahwa hampir 50% siswa menganggap bahwa perbuatan curang atau tidak jujur tersebut adalah suatu hal yang biasa, baik dilakukan oleh siswa pandai maupun siswa yang tidak pandai, hal tersebut adalah suatu perbuatan yang tidak jujur, dan secara moral tidak dapat diterima. Orang yang berkarakter jujur adalah orang yang konsisten antara pikiran dan tindakannya. Hal ini sesuai dengan kajian Godfrey dan Waugh tentang rendahnya hubungan antara moral pada tingkat pengetahuan (kognitif) dengan moral pada tingkat perbuatan (tindakan). Maksudnya adalah, ketika ia tahu bahwa perbuatan itu salah, namun tindakannya justru membenarkan hal itu.
William Kilpatrick (dalam Megawangi) menegaskan bahwa penyebab ketidakmampuan seseorang untuk berperilaku baik, walaupun secara kognitif ia mengetahuinya adalah karena ia tidak terlatih untuk melakukan kebajikan atau perbuatan-perbuatan bermoral (moral action). Dalam pendidikan karakter sering kita mendengar, bahwa membangun karakter melalui habit atau pembiasaan. Seseorang yang sudah terbiasa sarapan pagi pukul 06.00 wib, akan merasa tidak enak kalau ia tidak sarapan walaupun hanya satu hari saja. Demikian pula dengan kebiasaan buruk, apabila seseorang yang sudah terbiasa berkata bohong ia akan merasa tidak bersalah dalam melakukannya. Begitu pula dengan suatu kebiasaan baik, jika ia sudah terbiasa mengerjakan tugas-tugasnya sendiri dengan jujur, kalau sudah menjadi habit, otomatis akan membuat seseorang akan melakukan kebiasaan baik tersebut secara terus menerus.
Sekolah sebagai sarana tempat menggali ilmu dan mendidik anak menjadi manusia yang mampu membangun bangsanya memiliki cara tersendiri dalam membekali para siswa untuk memiliki karakter jujur ini. Setiap sekolah tentu telah mempunyai visi dan misinya masing-masing sesuai dengan kewenangan dan ruang lingkupnya tersendiri. Khusus bagi sekolah yang berada di bawah naungan panji keislaman, Sekolah Islam Terpadu adalah sekolah yang memandang penting membangun karakter siswa melalui penanaman sikap jujur ini. Berlandaskan Al Qur’an dan sunah Nabi, maka perlu di pikirkan strategi apa yang sesuai bisa diterapkan kepada siswa agar karakter jujur ini tertanam di hati mereka.
Dengan menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun 2015 lalu, kesempatan untuk mendidik dan membangun kebiasaan baik terutama berlaku jujur lebih besar peluangnya. Dan hal ini pernah diterapkan di SDIT  Al Ittihad Pekanbaru, yaitu dengan menggunakan program kartu cerdas dalam memantau karakter jujur siswa-siswanya. Peran guru kelas dan orang tua sangat besar dalam upaya mensukseskan program Implementasi kartu cerdas ini.  Kartu cerdas terdiri dari kartu hijau inventaris kebaikan dan prestasi, kartu kuning sebagai peringatan awal tindakan kedisiplinan dan kartu merah sebagai tindakan akhir kedisiplinan yang perlu ditindak lanjuti. Ketiga macam kartu ini dibagikan secara merata kepada masing-masing siswa di kelas dan sebagai penanggung jawabnya adalah guru kelasnya sendiri. Peran keterlibatan dan kerjasama yang kuat dengan orang tua juga ditingkatkan, yaitu melalui pemanggilan orang tua apabila siswa melakukan pelanggaran berat yang dituliskannya sendiri pada kartu merah, bahkan dengan dikenai sanksi berupa denda. Dan sebaliknya, apabila siswa banyak melakukan kebaikan seperti Qatam Al Qur’an, selalu bersikap tertib dalam berdoa, membantu temannya yang jatuh, bersedekah, menyelesaikan tugas tepat waktu dan lain-lain, maka pihak sekolah dan orang tua akan memberikan penghargaan kepada anaknya, selain itu peran guru kelasnya adalah dengan menunjuknya sebagai murid teladan di kelas. Kartu ini akan terus direkapitulasi paling lama tiga bulan sekali, sebagai bentuk kontrol internal dan eksternal kepada siswa. Di sekolah, siswa dikontrol oleh gurunya, dan di rumah siswa dikontrol oleh kedua orang tuanya, sebuah bentuk kerjasama yang indah yang dijembatani oleh penerapan kartu cerdas ini.

Peran kerjasama yang erat antara guru dan orang tua dalam rangka membangun karakter jujur ini semakin terlihat jelas ketika program kartu cerdas ini dijalankan dengan komitmen yang tinggi secara kontinu dan konsisten oleh kedua belah pihak. Karena para siswa menjadi semangat dan saling berlomba dalam berbuat kebajikan dimanapun mereka berada. Semuanya diinventaris secara rutin oleh siswa-siswa, yang dipantau secara kontinu oleh guru kelasnya. Kejujuran mereka diuji, diasah dan dibina setiap hari melalui pembiasaan-pembiasaan yang baik yang mereka tulis sendiri melalui kartu cerdasnya. Jika mereka melakukan kebiasaan baik seperti bersedekah pada hari itu, maka mereka akan menuliskan perbuatannya di kartu hijau. Setelah tiga bulan kartu hijau direkapiltuasi, jika ada tindakan baik yang menonjol yang telah mereka lakukan, seperti Qatam Al Qur’an, guru kelas akan menfasilitasi dengan menghimbau para orang tua untuk memberikan penghargaan atas prestasi perbuatan mereka. Sedangkan, jika kartu hijau siswa banyak terisi penuh, maka siswa tersebut berhak mendapat nilai A untuk sikap spiritual dan sosialnya, yang dituliskan dalam Rapor.
Sebaliknya, jika mereka melanggar peraturan sekolah, seperti mencontek saat ujian, lalai mengerjakan tugas sekolah atau terlambat sholat ke Masjid, maka mereka harus bertanggung jawab dengan menuliskannya di kartu kuning atau merah. Jika pelanggaran yang dilakukan siswa tergolong berat, seperti mencontek, maka siswa secara sportif wajib menuliskan kesalahannya pada kartu merah, dan guru segera melakukan tindakan disiplin dengan memanggil orang tua siswa, dan siswa tersebut tidak berhak lagi memperoleh nilai A di Rapor pada aspek sikap spiritual dan sosialnya. Sehingga, terjalin kerjasama yang baik antara pihak sekolah, guru dan orang tua dalam membentuk anak-anak yang berkarakter baik. Semoga kebiasaan yang berlandaskan kejujuran ini akan terus berlanjut hingga menjadi habit yang baik, sebagai sarana bagi siswa dalam membangun dan mengembangkan sikap karakter jujur mereka, yang kelak menjadi bekal bagi mereka hingga dewasa. Semoga bermanfaat

jadi memang membangun karakter jujur pada anak itu sangatlah penting, apalagi dimulai sejak usia dini. karena jujur adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan apapun yang kita jalani. segala sesuatu ketika dilaksanakan dengan suatu kejujuran pastinya akan berjalan lancar dan nyaman. 
by: Delta Nia

Sabtu, April 16, 2016

Energi Alternatif: Matahari

Matahari merupakan sumber energi terbesar bagi bumi yang berupa energi panas dan energi cahaya. Energi panas matahari dapat digunakan secara langsung, misalnya untuk mengeringkan pakaian. Energi cahaya matahari menerangi bumi pada siang hari. Selain itu, cahaya matahari dimanfaatkan tumbuhan hijau untuk melakukan fotosintesis. Pemanfaatan energi matahari yang paling sering digunakan adalah memanfaatkan tenaga surya untuk mengalirkan listrik (menyalakan lampu serta menghidupkan berbagai perangkat elektronik).

Untuk menghasilkan energi listrik dari sinar matahari memerlukan alat yang disebut panel surya (solar cell, photovoltaic, atau fotovoltaik ). Sel surya dapat digunakan tanpa polusi, baik polusi udara maupun suara, dan di segala cuaca. Panel surya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menghasilkan energi listrik dengan mengubah tenaga matahari menjadi listrik. Sel silikon (di dalam solar cells atau sel surya) yang ada di panel surya (solar panel) disinari matahari/ surya, membuat proton bergerak menuju electron dan menghasilkan arus dan tegangan listrik. Sebuah solar cells/ sel surya menghasilkan kurang lebih tegangan 0.5 Volt. Jadi sebuah panel surya 12 Volt terdiri dari kurang lebih 36 sel surya (untuk menghasilkan 17 Volt tegangan maksimun).

Listrik tenaga surya sangat bermanfaat untuk masyarakat pedesaan atau tempat-tempat terpencil. Listrik ini dapat digunakan untuk menyalakan lampu, televisi, bahkan lemari es. Energi cahaya matahari dapat diubah menjadi energi listrik menggunakan sel surya. Kegunaan sel surya di antaranya untuk menjalankan jam, kalkulator, dan penerangan luar ruangan. Bahkan, sel surya dengan susunan yang rumit dapat memberikan tenaga listrik ke satelit.



RADIOAKTIF

Sejarah Penemuan Zat Radioaktif
Di awali pada tahun 1895, yaitu Williem K.Rontgen yang menemukan sinar-X yang kini sangat berperang besar pada dunia medis. Sinar-X ditemukan dengan menembakkan sinar katoda pada plat alumunium. Beberapa ilmuan akhirnya memahami bahwa ada beberapa unsur yang bisa memancarkan sinar tertentu. Terlepas dari apa sifat dan kegunaan sinar tersebut.
Kemudian dilanjutkan oleh Henry Becquerel pada tahun 1896 yang mengamati garam uranium. Dia menemukan bahwa garam tersebut memancarkan radiasi yang ini mampu menghitamkan plat film meskipun film tersebut berada pada ruang tertutup. Dari sini, Henry Becquerel menyatakan bahwa sinar tersebut dipancarkan oleh unsur tersebut secara spontan. Unsur yang memancarkan sinar secara spontan disebut sebagai unsur radioaktif, dan sinarnya sendiri disebut sinar radioaktif. Selain Uranium, Marie Curie menemukan unsur lainnya yang bersifat radioaktif yaitu Polonium, dan Radium,
Sinar radioaktif dibagi menjadi 3 jenis, yaitu sinar alfa (α), sinar beta (β), sinar gamma (γ). Sinar alfa merupakan sinar positif yang ditemukan oleh Ernest Rutherford ketika mengamati inti Helium. Sinar Beta juga ditemukan Rutherford yang mana sinar beta disebut sinar negatif. Untuk sinar gamma di temukan oleh Paul Ulrich Villard. Sinar gamma merupakan sinar yang tidak bermuatan yang merupakan gelombang elektromagnetik degan panjang gelombang yang pendek.
Sifat-sifat zat Radioaktif
Sinar radioaktif tidak akan bisa dilihat dengan kasat mata. Sifat-sifat yang sejauh ini ditemukan pada sinar radioaktif adalah:
·         Menghitamkan plat film
·         Ionisasi gas yang dilewatinya
·         Menembus logam-logam besar
·         Mengalami fluoresensi

Manfaat dari Zat Radioaktif
Manfaat radioaktif dalam berbagai bidang kehidupan telah dikembangkan untuk kepentingan manusia, di antaranya adalah bidang kesehatan dan bidang kedokteran. Dengan mengetahui sifat-sifat radioisotop dan sinar radiasi yang dipancarkan maka akan dapat ditemukan kegunaannya di berbagai bidang. Penggunaan radiaktif isotop diantaranya adalah;
1.       Kegunaan di bidang kedokteran
Isotop Na-24 di dalam Natrium Clorida(NaCl) digunakan untuk meneliti peredaran darah di dalam tubuh manusia. Selain itu juga ada Isotop I-131 yang mana digunakan untuk melihat cara kerja getah tiroid yang ada di dalam kelenjar gondok. Tidak hanya itu, ada juga Isotop dari Fe-59 yang di gunakan untuk menlihat kecepatan produksi sel darah merah di dalam tubuh seseorang.
Radioisotop juga bisa berfungsi sebagai sumber radiasi yang bisa digunakan untuk terapi penyakit kanker. Terapi kanker tersebut dilakukan dengan menggunakan radiosotop Co-60.
2.       Kegunaan di bidang biologi
Isotop C-14 dan juga Isotop O-17 saat ini digunakan untuk mengamati proses fotosintesis pada tanaman, Selain itu, Radioisotop dari Natrium dan juga Kalium digunakan dalam penelitian permeabilitas selaput sel.
3.       Kegunaan di bidang pertanian

Radiositop juga berperan penting di dalam bidang pertanian. Isotop P-32 digunakan untuk mengetahui cara pemupukan yang sesuai pada tanaman tertentu. Selain itu, Isotop tsb juga digunakan untuk mengetahui kapan umur tanaman yang baik dan siap diberikan pupuk.

sumber:

Fusi Protoplas

Fusi protoplas merupakan suatu proses alamiah yang terdapat dari mulai tanaman tingkat rendah sampai pada tanaman tingkat tinggi. Fusi protoplas merupakan gabungan protoplas dengan protoplas lain dari beberapa spesies, kemudian membentuk sel yang dapat tumbuh menjadi tanaman hibrid. Hibridisasi somatik melalui fusi protoplasma digunakan untuk menggabungkan sifat lain dua spesies atau genus yang tidak dapat digabungkan secara seksual ataupun aseksual. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menggabungkan seluruh genom dari spesies yang sama (intra-spesies), atau antarspesies dari genus yang sama (inter-spesies), atau antargenus dari satu famili (inter genus).

Ketika tanaman dilukai, maka sejumlah sel yang disebut callus akan tumbuh pada tempat yang dilukai tersebut. Sel-sel callus memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi tunas dan akar serta keseluruhan tanaman berbunga. Potensi alami sel-sel tersebut yang terprogram menjadi calon tanaman baru sangat ideal untuk rekayasa genetik. Seperti pada sel-sel tanaman, sel-sel callus dikelilingi oleh dinding selulosa yang tebal, yaitu sebuah rintangan yang menghambat pembentukan DNA baru. Dinding sel tersebut dapat dipecah dengan dinding selulose sehingga menghasilkan sel tanpa dinding sel yang disebut protoplas. Protoplas ini dapat digabungkan dengan protoplas lain dari beberapa spesies, kemudian membentuk sel yang dapat tumbuh menjadi tanaman hibrid. Metode ini disebut fusi protoplas.

Tujuan fusi protoplas adalah untuk mendapatkan suatu hibrida somatic atau sibrida atau mengatasi kelemahan dari hibrida seksual. Terdapat kelemahan dari hibrida seksusal, yaitu:
  • Sukar untuk mendapatkan suatu hibrida antar spesies dan antar genera. Hibridisasi somatik dapat mengatasi hal tersebut.
  • Sitoplasma pada perkawinan seksual hanya berasal dari induk betina saja. Dalam proses pembuahan, ganet jantan hanya membawa inti saja dengan sedikit sitoplasma sebaliknya pada tetua betina selain inti juga sitoplasma. Untuk mendapat sitoplasma dari kedua tetua diadakan fusi antara sitoplasma.

Fusi protoplas dapat dimanfaatkan untuk melakukan persilangan antar spesies atau galur tanaman yang tidak memungkinkan untuk dilakukan dengan persilangan biasa karena adanya masalah inkompatibilitas fisik. Fusi protoplas membuka kemungkinan untuk:
  • Menghasilkan hibrid somatik amphidiploid yang fertil antar spesies yang secara seksual tidak kompatibel
  • Menghasilkan galur heterozigot dalam satu spesies tanaman yang secara normal hanya dapat diperbanyak dengan cara vegetatif, misalnya pada kentang.
  • Memindahkan sebagian informasi genetik dari satu spesies ke spesies lain dengan memanfaatkan fenomena yang disebut penghilangan kromosom (chromosome elimination).
  • Memindahkan informasi genetik yang ada di sitoplasma dari satu galur atau spesies ke galur atau spesies lain
  • Fusi protoplas dapat menghasilkan dua macam kemungkinan produk:
  • Hibrid, jika nukleus dari kedua spesies tersebut betul-betul mengalami fusi (menyatu)
  • Cybrid (cytoplasmid hybrid ataru heteroplast), jika hanya sitoplasma yang mengalami fusi sedangkan informasi genetik dari salah satu induknya hilang.


Teknik ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari teknik ini adalah dapat menghasilkan tanaman dengan sifat tertentu dan dapat dilakukan dengan spesies yang berbeda. Kekurangan dari teknik ini adalah memerlukan biaya yang mahal serta butuh ketelitan yang lebih.

EFEK RUMAH KACA

Apa Efek Rumah Kaca?

Sinar matahari merupakan sumber utama energi bagi organisme hidup. Sinar matahari juga membantu menjaga suhu bumi tetap hangat. Sinar matahari yang dipancarkan ke permukaan bumi sebagian diserap dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke atmosfer. Sinar matahari yang dipantulkan -dikenal pula sebagai radiasi inframerah- ditangkap oleh ‘gas rumah kaca’ yang membantu menjaga atmosfer tetap hangat. Gas-gas rumah kaca terdiri antara lain dari karbon-monoksida, karbon-dioksida, metana, dan air-uap. Meskipun komposisi gas-gas tersebut hanya sekitar 1% dari atmosfer, namun mereka berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologi dan mempertahankan kehidupan di planet bumi. Tanpa kehadiran gas-gas rumah kaca, suhu bumi akan menjadi lebih rendah dari 30° C, yang berarti tidak mungkin terdapat kehidupan di bumi. Efek rumah kaca dapat dianggap sebagai suatu proses dimana alam mempertahankan keseimbangan di atmosfer. Namun, aktivitas manusia dalam seratus tahun terakhir telah menyebabkan peningkatan persentase gas rumah kaca di atmosfer, yang pada gilirannya meningkatkan suhu rata-rata di bumi.

Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan efek rumah kaca :
1. Penggundulan Hutan
2. Bahan Bakar Fosil
3. Peralatan Listrik
4. Pertumbuhan Penduduk

Mengapa Saat Mendung Udara Terasa Panas
Mungkin kita bertanya-tanya mengapa ketika awan di langit terlihat hitam, yang merupakan pertanda akan turun hujan, udara disekitar terasa panas? Atau bahkan bisa menyebabkan tubuh kita gerah dan berkeringat? Padahal matahari tertutup awan sehingga seharusnya tidak terasa panas? Berikut ini jawaban dan penjelasan dari pertanyaan tersebut.
Ketika awan terlihat hitam (mendung), terjadi proses perubahan uap air (gas) menjadi air (cair). Pada proses ini dilepaskan sejumlah panas (kalor) ke udara.ini. Awan yang berwarna hitam gelap (mendung) biasanya tidak terlalu tinggi dibandingkan awan yang putih, sehingga semakin dekat jaraknya ke permukaan bumi, efek panas yang dilepaskan semakin terasa. Kondisi ini akan lebih panas jika sebelumnya matahari bersinar terik, sehingga panas yang kita rasakan adalah kumpulan dari pelepasan energi dari perubahan fase uap air menjadi air dan energi panas sisa yang dipancarkan bumi.

Planet Merkuius Muncul di Langit Senja


Apakah Anda pernah melihat planet Merkurius dengan mata telanjang? Planet terdekat Matahari di Tata Surya ini memang agak sulit diamati. Selain kenampakannya yang kecil, planet ini juga berada dekat dengan Matahari. Namun, pada 17 April 2016 nanti kita berkesempatan melihatnya.

Merkurius adalah planet terdalam dan terkecil di Tata Surya yang mengorbit Matahari sekali setiap 88 hari Bumi. Orbit Merkurius memiliki eksentrisitas tertinggi dari semua planet Tata Surya, dan memiliki kemiringan aksial terkecil. Ini melengkapi tiga rotasi terhadap sumbunya untuk setiap dua orbit.


Perihelion orbit Merkurius presesi di sekitar Matahari pada kelebihan 43 detik busur per abad, sebuah fenomena yang dijelaskan pada abad 20 oleh Teori Relativitas Umum Albert Einstein. Merkurius terang bila dilihat dari Bumi, mulai dari -2,3 menjadi 5,7 dalam kenampakan magnitudo, namun tidak mudah dilihat karena pemisahan sudut terbesar dari Matahari hanya 28,3°.

Hal tersebut membuat Merkurius tidak pernah terlihat sepanjang malam, ia hanya akan terlihat sampai beberapa menit setelah Matahari terbenam atau beberapa menit sebelum Matahari terbit.
Pada Minggu, 17 April 2016, planet Merkurius akan mencapai elongasi terbesarnya yakni 19,9 derajat Timur dari Matahari. Di Indonesia, kita bisa melihat Merkurius mulai pukul 18:10 waktu setempat daerah Anda, saat itu Merkurius berada di atas 10 derajat dari ufuk Barat Laut.

Anda perlu mencari lokasi yang pandangan ke arah Barat Lautnya tidak terhalang gedung, rumah, pepohonan atau gunung. Merkurius akan terlihat cukup rendah, penggunaan teleskop juga cukup berguna untuk melihat Merkurius lebih jelas.

Merkurius akan berkedudukan di konstelasi Aries selama April ini. Dan pada pertengahan bulan, magnitudo Merkurius akan mencapai sekitar -0.3, sementara diameternya akan sekitar 7 detik busur. Jika Anda melihatnya melalui teleskop, Anda akan melihat Merkurius dalam fase separuh.


sumber:

MITOS FOTO BERTIGA

Misteri foto bertiga sudah sejak lama menghantui golongan remaja di Indonesia. Sebagai seorang manusia, kita menganggap hal yang tidak masuk di akal kita sebagai takhayul. Lalu hadir pencerahan yang bernama ilmu pengetahuan yang memberikan penjelasan yang akhirnya membuat banyak hal menjadi masuk akal. Takhayul pun sedikit demi sedikit menghilang dari otak manusia digantikan pemikiran yang logis dan rasional.
                    
Foto bertiga masih dianggap sebagai pamali oleh sebagian kalangan. Tindakan ini dipercaya bisa menyebabkan orang yang ditengah mengalami kesialan bahkan parahnya di percaya bisa menyebabkan kematian. Hal ini tentu merugikan bagi mereka yang menjalin persahabatan dengan hanya tiga orang, atau keluarga yang hanya memiliki satu orang anak saja. Pasalnya akan kesulitan mengabadikan moment kebahagiaan mereka dalam jepretan foto karena jumlahnya tiga orang.

Kepercayaan yang berkembang luas di Indonesia ini ternyata bukan berasal dari dalam negeri. Namun bersumber dari kepercayaan bangsa Vietnam yang mengeramatkan angka tiga. Negara ini mengalami akulturasi budaya yang besar ketika penjajahan, mereka mengambil mitos bahwa angka tiga membawa kesialan, hasilnya mitos foto bertiga pun lahir.

Ketika kamera dikembangkan di Indonesia, pada tahun 1857 di Batavia, masyarakat belum mengetahui mengenai hal tersebut. Baru lama kemudian ketika kamera bisa digunakan banyak orang secara bebas, mitos tersebut menyebar. Bahkan ada mitos terkait kamera bahwa jika ada orang berfoto bertiga, maka ada satu makhluk halus yang ikut berfoto bersama mereka untuk menemani orang ketiga, seringkali menimbulkan penampakan fotografis. Keyakinan ini pun masih ada hingga sekarang.


Sumber:
http://www.infoyunik.com/2015/03/mitos-foto-bertiga-benarkah-yang.html  

Rabu, April 13, 2016

Mendorong Mahasiswa Menjadi Pengusaha


     Memulai sebuah usaha bukanlah perkara mudah, namun bukan pula hal yang teramat sulit. Berwirausaha itu sendiri adalah mengerahkan kemampuan guna memanfaatkan peluang usaha secara kreatif.
      Wirausaha adalah salah satu bidang yang perlu dilakoni mahasiswa. Bagi mahasiswa menjadi wirausahawan muda merupakan kebanggaan tersendiri di tengah-tengah persaingan kerja yang kian kompetitif dan sempitnya lapangan kerja. Peluang mahasiswa dalam berwirausaha sangatlah besar dan potensial. Kalangan dosen, karyawan, mahasiswa hingga masyarakat sekitar adalah target pasar yang melimpah. Jangan jadikan alasan minim atau ketiadaan modal sebagai keengganan untuk berwirausaha. Permasalahan modal (finansial) pada dasarnya bisa diatasi dengan berbagai cara seperti modal keluarga, modal kerja sama (patungan), pinjaman bank/lembaga keuangan, bantuan dari kampus maupun pemerintah.
        Nah, yang sebenarnya harus disingkirkan jauh-jauh ketika ingin berwirausaha adalah mental negatif seperti mudah menyerah, kurang berpengalaman, tidak bisa mengatur waktu, takut rugi, atau kurang pede. Karena yang dibutuhkan mahasiswa dalam berwirausaha adalah sikap pantang menyerah, disamping perencanaan, strategi yang matang dan evaluasi secara kontinyu.
        Mahasiswa seharusnya tak melulu bergantung untuk menjadi pegawai (PNS). Hendaknya dibangun mental berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja. Kalangan kampus perlu mendorong mahasiswa agar memiliki kesadaran untuk berwirausaha. 
        Nah, ada beberapa upaya yang perlu dilakukan pihak kampus dalam menumbuhkan kesadaran dan mendorong mahasiswa agar berwirausaha. Pertama, memberikan mata kuliah tentang kewirausahaan. Kedua, mengadakan kompetisi wirausaha. Ketiga, melibatkan mahasiswa dalam usaha-usaha yang dijalankan kampus. Keempat, mengadakan program pengabdian masyarakat berbasis wirausaha. Kelima, mengadakan kerja sama dengan perbankan/lembaga keuangan, pelaku UKM dan pengusaha untuk membina dan mengasah jiwa wirausaha mahasiswa serta menggandengnya sebagai mitra usaha.



        ya jadi emang betul banget kalo seharusnya kita sebagai mahasiswa dan mahasiswi harus mempunyai jiwa - jiwa usaha atau biasa kita kenal dengan sebutan entrepreneur. karna dengan semakin canggih dan modernnya tekhnologi di Indonesia ini seharusnya membuat kita semakin kreative dalam membuat sesuatu atau menciptakan hal-hal yang baru yang nantinya bisa kita jual untuk masyarakat luas. apapun itu asalkan kita punya niat dan tekad yang kuat pasti bakal terwujud dan terlaksana, dan menjadi entrepreneur bukan hanya menjual barang-barang aja loh, kita bisa juga menjual seperti makanan atau minuman, karna di zaman sekarang udah banyak banget makana atau minuman yang diperual belikan dengan bentuk ataupun nama yang unik unik. nah, makanya kita sebagai generasi muda yang kaya akan kreativitas seharusnya lebih bisa membuat jauh lebih unik dari yang lainnya.




Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/nuryadin/mendorong-mahasiswa-menjadi-pengusaha_570e1cd6f19673a6123d52b7