Rabu, Februari 06, 2019

PENGGUNAAN E-COACHING

Dengan berkembangnya dunia teknologi infomasi coaching juga sudah bisa dilakukan dengan menggunakan sistem infomasi. Kita bisa langsung melakukan coaching tanpa harus bertemu langsung dengan psikolog tersebut. E – Coaching membantu kita untuk belajar mandiri, bukan hanya sekedar menerima pelajaran saja.


Definisi E-Coaching 
  
Menurut Gallwey (Whitmore, 2002), Coaching adalah proses membuka kunci potensi seseorang untuk memaksimalkan kinerjanya. Ia lebih merupakan proses membantu seseorang belajar alih-alih mengajarinya.

Menurut Grant (2001), coaching didefinisikan sebagai proses yang berorientasi pada solusi dan hasil, yakni seorang coach memfasilitasi proses pembelajaran pribadi (self directed learning), pertumbuhan diri, dan peningkatan kualitas hidup klien dalam lingkup yang ditentukannya sendiri.


Perbedaan coaching dengan training, mentoring, psikoterapi, dan konseling
   Grant (2001), menyebut coaching sebagai sebuah proses yang untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan hidup pada populasi klien orang dewasa normal (non klinis). Melalui definisi ini, maka coaching bukanlah proses yang bersifat terapeutik, dan karenanya berbeda dengan psikoterapi dan konseling. Bacon dan Spear (2003), telah menguraikan beberapa kondisi klinis klien yang karenanya memerlukan psikoterapi terlebih dahulu sebelum coaching. Maka sementara psikoterapi dan konseling adalah proses untuk membantu klien dalam kondisi klinis untuk kembali normal, coaching membantu klien dalam kondisi normal untuk mencapai target kinerja tertentu.
  Menurut Hall dan Duval (2004), Trainer dan mentor adalah seseorang yang memiliki otoritas lebih tinggi daripada klien, sebab mereka memang memiliki keahlian dan pengalaman yang tidak dimiliki oleh klien. Sementara coach tidak harus memiliki keahlian dan pengalaman yang lebih tinggi dalam bidang yang digeluti klien, sebab seorang coach adalah ahli dalam memfasilitasi proses belajar. Maka sementara trainer dan mentor adalah pengajar, coach adalah fasilitator proses belajar bagi klien.


KESIMPULAN E-COACHING

  E-coaching adalah aplikasi psikologi yang memfasilitasi klien normal (non klinis), yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya atau mencapai tujuan tertentu menggunakan internet sebagai medianya.



Referensi:
Grant, A. M. (2001). Toward a Psychology of Coaching: The Impact of Coaching on Metacognition, Mental Health, and Goal Attainment (Doctoral Dissertation). Department of Psychology, Macquarie University, Sydney Australia.
Bacon, & Spear. (2003). Adaptive Coaching. California: Davies-Black Publishing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar