Clinomania terdiri dari dua kata yaitu clin dan mania. Clin sendiri
berasal dari bahasa Yunani yang berarti "tempat tidur" dan mania berarti
"kecanduan" atau "terobsesi". Jadi, clinomania adalah terobsesi pada tempat tidur yaitu ingin selalu berada di
atas kasur atau ranjang. Obsesi pada
tempat tidur tidak berarti
seseorang selalu tidur, namun ia selalu ingin berada di tempat tidur walaupun
sambil melakukan pekerjaan. Clinomania adalah kelainan mental yang ditandai dengan
keinginan berlebihan untuk berada di tempat tidur, terutama pada cuaca dingin.
Parahnya, keinginan tak beranjak dari tempat tidur ini bisa sampai
seharian.
Berikut beberapa gejala seseorang
menderita clinomania.
1. Setelah hari panjang yang melelahkan, Anda hanya ingin ada di kasur. Tak ingin melakukan hal-hal lainnya seharian penuh.
2. Kapan pun Anda melihat tempat tidur, Anda akan merasa hangat dan sangat rindu untuk segera berbaring di atasnya.
3. Berada di atas kasur memberikan Anda kepuasan yang tak terhingga.
4. Ada perasaan meledak-ledak dan tak terhingga saat Anda berada di atas kasur.
5. Ada perasaan yang sangat malas dan tak ingin bergerak sama sekali. Rasanya tak ingin terpisah dari kasur. Sama halnya seperti yang dirasakan saat jatuh cinta.
6. Kerinduan yang sangat pada tempat tidur terkadang membuat Anda bisa jadi lebih menghargai tempat tidur dibanding yang lain, bahkan orang lain dalam hidup.
7. Tempat tidur adalah satu-satunya tempat di mana Anda menumpahkan semua isi hati dan merasa nyaman setelahnya.
8. Anda ingin menghabiskan banyak waktu di atas kasur. Mulai tidur, makan, bermain, nonton tv, bahkan bekerja.
9. Anda tak peduli ketika tak bisa jadi bagian dari komunitas sosial, asalkan Anda bisa tetap berada di kasur.
10. Anda punya pikiran kalau kasur Anda tidak ingin Anda beranjak darinya.
11. Atau, Anda berpikiran kalau kasur membutuhkan Anda lebih dari Anda butuh kasur.
12. Alarm tak mempan untuk membangunkan Anda dari kasur. Sekalipun Anda sudah punya rencana untuk bangun awal, namun masih saja ada alasan untuk bertahan lebih lama di kasur.
13. Ketika kasur sudah bisa membuat Anda nyaman, tak peduli lagi dengan hal lain.
14. Beranjak dari tempat tidur bisa membuat Anda menyesal ketika aktivitas yang dilakukan tak memuaskan. Lebih baik tidur.
15. Tidur atau berada di kasur adalah jawaban pertama Anda ketika ditanya tentang hobi.
1. Setelah hari panjang yang melelahkan, Anda hanya ingin ada di kasur. Tak ingin melakukan hal-hal lainnya seharian penuh.
2. Kapan pun Anda melihat tempat tidur, Anda akan merasa hangat dan sangat rindu untuk segera berbaring di atasnya.
3. Berada di atas kasur memberikan Anda kepuasan yang tak terhingga.
4. Ada perasaan meledak-ledak dan tak terhingga saat Anda berada di atas kasur.
5. Ada perasaan yang sangat malas dan tak ingin bergerak sama sekali. Rasanya tak ingin terpisah dari kasur. Sama halnya seperti yang dirasakan saat jatuh cinta.
6. Kerinduan yang sangat pada tempat tidur terkadang membuat Anda bisa jadi lebih menghargai tempat tidur dibanding yang lain, bahkan orang lain dalam hidup.
7. Tempat tidur adalah satu-satunya tempat di mana Anda menumpahkan semua isi hati dan merasa nyaman setelahnya.
8. Anda ingin menghabiskan banyak waktu di atas kasur. Mulai tidur, makan, bermain, nonton tv, bahkan bekerja.
9. Anda tak peduli ketika tak bisa jadi bagian dari komunitas sosial, asalkan Anda bisa tetap berada di kasur.
10. Anda punya pikiran kalau kasur Anda tidak ingin Anda beranjak darinya.
11. Atau, Anda berpikiran kalau kasur membutuhkan Anda lebih dari Anda butuh kasur.
12. Alarm tak mempan untuk membangunkan Anda dari kasur. Sekalipun Anda sudah punya rencana untuk bangun awal, namun masih saja ada alasan untuk bertahan lebih lama di kasur.
13. Ketika kasur sudah bisa membuat Anda nyaman, tak peduli lagi dengan hal lain.
14. Beranjak dari tempat tidur bisa membuat Anda menyesal ketika aktivitas yang dilakukan tak memuaskan. Lebih baik tidur.
15. Tidur atau berada di kasur adalah jawaban pertama Anda ketika ditanya tentang hobi.
Orang-orang yang mengalami clinomania ini sebenarnya sedang mengalami masalah psikologis, sehingga dianjurkan untuk segera pergi ke psikolog untuk berkonsultasi. Obsesi pada tempat tidur menimbulkan rasa malas atau perasaan mengantuk terus-menerus yang mengakibatkan seseorang tidak ingin pergi melakukan kegiatan atau bekerja.
Kurangnya
motivasi untuk melakukan sesuatu karena sedang depresi menjadi faktor
terjadinya clinomania. Sebuah
penelitian menyatakan seseorang yang mengalami clinomania tidak selalu menjadi depresi, namun jika sedang depresi
maka seseorang akan cenderung mengalami clinomania.
Perbanyaklah
kegiatan di luar rumah, sehingga Anda tidak mengalami obsesi pada
tempat tidur yang hanya membuat
Anda menjadi seorang pemalas.
Ø Contoh terapi yang bisa digunakan untuk menyembuhkan gangguan ini salah
satunya adalah terapi kognitif. terapi tersebut merupaka suatu bentuk psikoterapi yang
terstruktur, yang bertujuan meredakan simtoma-simtoma penyakit dan membantu
pasien agar dapan mempelajari cara-cara yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan-kesulitan
yang menyebabkan penderitaan mereka. Bagian penting yang bersifat terapetis
dalam terapi kognitif berorientasi pada masalah yang diarahkan untuk
memperbaiki masalah-masalah yang bersifat psikologis skaligus situasional yang
mungkin ikut menambah penderitaan pasien. Terapi ini dinamakan “terapi kognitif“.
Karena tekhnik yang dipakai dalam terapi ini bertujuan untuk merubah kesalahan
(error) atau penyimpangan (bias) dalam pikiran pasien. Tehnik itu juga mencakup
cara-cara yang digunakan untuk menilai situasi dan stress, anggapan tentang
diri sendiri, lingkungan dan masa depan. Serta keyakinan dan sikap,yang
semuanya diperekirakan memperberat gangguan emosi pasien.pendekatan dalam
penyembuhan ini didasarkan atas latar belakang histories, teoritis dan
eksperimen.