Selasa, Juni 28, 2016

POKOK - POKOK PENTING MATEMATIKA KAITANNYA DENGAN KEGIATAN PENELITIAN & PENERAPAN

Psikologi adalah studi ilmiah tentang hubungan antara prosesmental, emosi, dan perilaku. Matematika dan psikologi dihubungkan dengan tiga cara utama. Pertama, psikolog kognisi studi matematika, yaitu, perkembangan otak, akuisisi, dan penerapan kemampuan matematika. Kedua, psikolog menyelidiki perasaan orang dan sikap tentang matematika. Ketiga, psikolog menggunakan matematika, terutama statistik, sebagai alat profesional untuk mengukur dan menganalisis temuan-temuan ilmiah mereka.
Psikolog yang bekerja di bidang studi matematika bagaimana manusia kognisi memproses informasi, menafsirkansimbol matematika,dan mengembangkan dan menggunakan strategi untuk memecahkan masalah matematika. Sebagai contoh, keterampilan ini sangat penting untuk disebut kata “masalah”, dimana deskripsi tertulis harus diterjemahkan ke dalam persamaan. Kebanyakan siswa menganggap “kata” masalah yang lebih sulit untuk memecahkan daripada jenis lain masalah matematika. Hal ini karena “kata” masalah memerlukan berbagai keterampilan dari otak, termasuk kemampuan untuk membaca dan memahami makna dan konteks dari kata-kata, kemampuan untuk memahami dan menentukan masalah matematika, kemampuan untuk menetapkan simbol matematis untuk variabel tidak diketahui , dan akhirnya, kemampuan untuk menerapkan strategi pemecahan masalah dan menghitung jawaban yang benar.
kognisi Matematika adalah bidang yang sangat penting dalam psikologi. Ini manfaat ilmuwan dan dokter mempelajari otak, dan membantu para pendidik mengembangkan metode pengajaran yang lebih baik untuk matematika. Selain itu, studi yang sangat penting bagi pengembangan “pintar” komputer, jaringan syaraf tiruan, logika fuzzy, robot, dan kecerdasan buatan.
Psikolog juga mempelajari bagaimana orang-orang merasa tentang matematika, karena perasaan seseorang tentang pengaruh subjek kesediaan mereka untuk belajar dan menggunakannya. Misalnya, perbedaan budaya dan gender dalam sikap tentang matematika mempengaruhi nilai tes. Daerah lain menerima banyak perhatian disebut matematika fobia atau kecemasan matematika. Math fobia adalah takut matematika.Orang dengan fobia matematika menjadi sangat tidak nyaman dan cemas ketika dihadapkan dengan tugas-tugas matematika yang mereka dapat mengalami gejala fisik termasuk peningkatan denyut jantung, perut gugup, dan kesulitan bernapas yang mencegah mereka dari berkonsentrasi dan belajar. Perasaan ini telah dilacak ke berbagai sumber, termasuk pengalaman negatif di ruang kelas, citra diri yang buruk, kurangnya apresiasi untuk aplikasi matematika untuk “kehidupan nyata,” dan rasa malu yang mencegah mengajukan pertanyaan.
Link utama ketiga antara psikologi dan matematika adalah bahwa psikolog menggunakan alat-alat matematika dan statistik untuk mengukur dan menganalisa hasil penelitian mereka. Penggunaan ini disebut psikometri dan timbul dari penerapan metode ilmiahdalam psikologi, yaitu, suatu metode sistematis pengumpulan data, pengembangan hipotesis, dan pengujian eksperimental yang dapat digandakan dan diverifikasi oleh ilmuwan lainnya.
Salah satu contoh dari psikometri adalah Intelligence Quotient (IQ) tes, tes standar yang mengukur kecerdasan relatif seseorang.Sebuah nilai IQ adalah pengukuran relatif, dibandingkan dengan referensi IQ 100 untuk nilai rata-rata. skor IQ untuk populasi besar merupakan contoh dari fungsi statistik yang disebut distribusi normal. kurva normal atau kurva Gauss adalah kurva lonceng berbentuk akrab di mana pengukuran yang digambarkan sepanjang sumbu x dan frekuensi digambarkan sepanjang sumbu-y. Sebagian besar nilai IQ jatuh di bagian luas kurva dekat nilairata-rata 100. Sebagai skor menyimpang negatif atau positif dari 100, mereka penurunan frekuensi.
metodologi Q adalah jenis analisis yang digunakan dalam psikologi untuk mengukur dan mengkuantifikasi perasaan sekelompok orang mengenai topik tertentu. Sebagai contoh, sebuah kelompok besar mahasiswa bisa diminta dengan pertanyaan berikut: “Bagaimana perasaan Anda tentang sekolah Anda?” Berbagai macam jawaban akan dikumpulkan mulai dari “Aku benci” untuk “Aku cinta” dengan banyak pendapat di antara menunjukkan sifat baik dan buruk dari sekolah. Set seluruh pendapat disebut concourse tersebut. Dari itu, dalam jumlah terbatas pendapat (sampel Q) akan dipilih yang mewakili spektrum respon. Selama wawancara berikutnya, para siswa akan membaca sampel Q dan peringkat tingkat kesepakatan dengan masing-masing pendapat menggunakan skala -4 ke +4, dimana -4 menunjukkan ketidaksetujuan yang kuat dan +4 menunjukkan perjanjian yang kuat dengan pendapat itu. Proses ini disebut Q sorting. Data numerik yang dihasilkan dapat dianalisis dengan menggunakan fungsi statistik untuk memberikan gambaran matematika pendapat siswa tentang sekolah mereka.
konsep statistik umum dan alat dipelajari dan digunakan oleh psikolog termasuk korelasi, regresi, sampling distribusi, fungsi kepadatan probabilitas, dan analisis faktor.


STATISKA DALAM ILMU PSIKOLOGI

STATISTIK dalam ilmu psikologi
peranan statistika dalam psikologi lebih jauh, Statistika sebagai bahan perencanaan,
Statistika sebagai bahan monitoring, Statistika sebagai bahan evaluasi.
penerapan ilmu statistik dalam ilmu psikologi adalah dengan metode wawancara(dengan kuesioner didalamnya terdapat pertanya-tanyaan sehubungan dengan apa yang akan di teliti).
contoh. Bagaimana kita mengukur sisi kepribadian seseorang dilihat dari gaya kepemimpinannya. Dimana kita tahu, Peran kepemimpinan menuntut seorang pemegang jabatan untuk mempengaruhi bawahan, rekan sejawat atau atasan untuk melakukan tindakan dengan cara tertentu, dan bukan dengan cara lain. Setiap orang mengembangkan gayanya sendiri dalam mempengaruhi orang lain, yang dirasakan paling nyaman dan cenderung memberikan hasil yang paling baik baginya.

Kemudian, Semua pertanyaan yang diajukan dijawab oleh narasumber dan diteliti melalui standart perhitungan dalam ilmu statistik. Hasil dari perhitungan statistik tersebut Bisa atau dapat digambarkan dalam angka ataupun diagram.


sumber:



Kamis, Juni 16, 2016

JELI MEMANFAATKAN BARANG BEKAS


Jika kita memperhatikan sekilas lingkungan sekitar, begitu banyak barang-barang maupun bahan yang tidak terpakai lagi kita temukan di sekitar kita. Barang-barang tersebut bisa saja berasal dari limbah rumah tangga maupun barang-barang kering seperti besi, plastik, kertas atau alat-alat elektronik yang tidak bisa digunakan kembali. Namun tidak seluruh barang-barang tersebut harus dibuang semua. Barang-barang bekas bisa menjadi bernilai tinggi jika kita jeli memanfaatkannya kembali menjadi barang yang siap digunakan kembali. Apa saja contohnya pemanfaatan barang bekas agar dapat dipergunakan kembali?
Barang-barang bekas tersebut dapat berupa botol, plastik, kaleng bekas, dan masih banyak lagi yang lainnya. Barang bekas tersebut sering kita abaikan, padahal dengan sedikit kreatifitas yang kita miliki, kita bisa menyulapnya menjadi barang yang bernilai tinggi dan indah sebagai penambah dekorasi di rumah maupun di sekolah.
Ada beberapa orang yang memiliki kreatifitas tinggi, mampu menyulap barang-barang bekas di rumahnya menjadi barang yang bernilai. Seperti kisah seorang ibu rumah tangga di Bogor, dengan memanfaatkan barang bekas kaleng, ia mampu menyulap kaleng-kaleng tersebut menjadi celengan anak-anak yang menarik. Demikian pula apa yang dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga yang tidak bekerja, yang berada di kota Bandung, ia juga mampu menyulap kulit bawang yang sudah dibuang oleh para kaum ibu menjadi bahan untuk membuat lukisan mozaik yang bernilai jutaan rupiah. Sungguh suatu pekerjaan yang mulia dan memiliki kreatifitas yang tinggi. Bahkan, bukan hanya dari kalangan kaum ibu, seorang Bapak yang berdomisili di Pekanbaru, juga seorang yang kreatif. Ia mampu menyulap alat-alat elektronik yang rusak di rumahnya, menjadi alat rumah tangga yang dapat digunakan kembali. Sehingga ia tidak perlu menggantinya dengan barang elektronik yang baru.
Hasil-hasil kerajinan tangan yang berasal dari bahan-bahan yang tidak terpakai tersebut biasanya dimanfaatkan kembali untuk barang-barang kebutuhan rumah tangga, atau dijadikan sebagai barang yang bernilai tinggi untuk dijual. Sebagaimana yang dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga maupun seorang ayah yang memiliki keahlian yang tinggi tersebut, sehingga mereka mampu menyulap barang-barang bekas menjadi barang yang dapat digunakan kembali dan memiliki nilai jual yang tinggi.
Kitapun sebenarnya mampu melakukan. Asalkan ada keinginan yang kuat untuk mau menyelamatkan lingkungan sekitar kita. Tindakan yang paling sederhana yang bisa kita lakukan adalah memilah-milah barang-barang yang tidak terpakai tersebut agar tidak menjadi sampah yang menumpuk. Contohnya, hasil limbah rumah tangga, seperti bekas makanan, maupun sayuran bisa diolah menjadi pupuk atau menjadi bahan makanan bagi binatang ternak seperti kelinci, ayam dan lain-lain. Sedangkan sampah kering, seperti botol plastik, kaleng bekas bisa dimanfaatkan sebagai tempat alat tulis, celengan, mainan maupun tempat asesoris. Sedangkan, tempat kemasan makanan maupun plastik bisa kita sumbangkan kepada para kolektor, agar bisa diolah kembali menjadi barang-barang yang bisa digunakan kembali.
Pembelajaran hasil karya siswapun sebaiknya juga mengoptimalkan pemanfaatan barang-barang bekas ini sebagai penanaman nilai-nilai peduli lingkungan kepada peserta didik di sekolah. Ada sebuah sekolah negeri yang memperoleh penghargaan Adyawiata yaitu penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang peduli terhadap lingkungan, seluruh komponen alat-alat maupun bahan-bahan yang digunakan siswa untuk mata pelajaran ketrampilan, semua menggunakan bahan-bahan bekas. Sehingga siswa menghargai barang-barang tersebut, yang bahan kemasannya berasal dari kertas mapun plastik bisa dimanfaatkan siswa untuk pembelajaran. Dengan tindakan-tindakan tersebut berarti kita telah jeli dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Semakin banyak orang yang berbuat baik terhadap barang-barang bekas, lingkungan sekitar kitapun semakin bersih, indah dan asri.


Dari apa yang sudah di bahas diatas dapat disimpulkan bahwa tidak semua barang barang bekas sudah tidak dapat digunakan kembali. kita dapat menggunakannya kembali dengan cara mendaur ulang barang barang yang sekiranya dapat digunakan kembali, dengan itu kita dapat menghemat pengeluaran yang tak terduga.

By: Delta nia 

Minggu, Juni 12, 2016

#PIASE2016: Talkshow anak berkebutuhan khusus

Pada tanggal 25 Mei kemarin saya dan teman teman mengikuti acara Talkshow yang diadakan oleh Fakultas Psikologi Gunadarma. acara tersebut bertujuan untuk membuat kita semua lebih memahami dan mengerti bagaimana anak-anak berkebutuhan khusus dan memberitahukan kepada kita semua bahwa semua orang bisa maju dan bisa berkembang sesuai keinginannya tanpa memandang dari segi apapun. 
pada acara ini, kami diberikan suguhan yang sangat menarik dengan didatangkan beberapa pembicara yang tak kalah kerennya, yaitu Bapak Arist Merdeka Sirait selaku ketua komnas perlindungan anak dan Ibu Katarina Ira Puspita yaitu seorang Magister Psikologi. 
Acara tersebut dibuka oleh perfomence dari Zelda yaitu seorang finalis mamamia. lalu dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua pelaksana dan dilanjutkan lagi sambutan oleh ketua BEM Psikologi Gunadarma. acara berikutnya ialah pembicara pertama yaitu Bu Katarina yang menyampaikan beberapa hal tentang anak berkebutuhan khusus di dalam psikologi klinis serta memberitahu apa saja hal hal yang menentukan bahwa anak itu berkebutuhan khusus atau tidak dan menjelaskan anak anak tantrum seperti apa. dilanjut oleh pembicara yang kedua oleh Bapak Arist Merdeka yang membahas keterbatasan bukan batasan dimata komnas perlindungan anak.